Unsur Kaca dalam Desain Rumah, Bagaimana Trik Penggunaannya yang Tepat?

Unsur Kaca dalam Desain Rumah

Penggunaan kaca dalam desain hunian tentunya sudah dilakukan sangat lama. Pasalnya, kaca inilah yang bisa membuat desain hunian jadi lebih modern dan cerah. Penggunaan kaca pada hunian maupun gedung pun bisa memaksimalkan fungsi pengcahayaan yang masuk pada setiap ruangannya. Tak heran, toko kaca tidak pernah sepi pembeli. Namun, bagaimana sih baiknya dalam menggunakan kaca untuk hunian ini?

Pilih Kaca Polos atau Tempered?

Pada penerapannya dalam desain, tentu jenis kaca yang bisa digunakan sangatlah banyak. Jenis-jenis kaca itu bisa dibedakan berdasarkan sifatnya, hingga ketransparanan dari kaca tersebut. Misalnya saja pada kaca polos dan kaca tempered. Untuk kaca polos, pastinya sudah sering Anda lihat di kesehariannya. Di mana kaca ini lebih transparan dan cahaya yang masuk pun sangat maksimal hingga 90%.

Kaca polos ini pun lebih mudah dan fleksibel dalam penggunaannya. Namun yang harus diperhatikan adalah penggunaanya lebih dianjurkan pada area yang tidak bergerak. Contohnya adalah seperti kaca etalase, jendela, kaca aquarium, lemari, dan lain sebagainya. Dari segi harga pun kaca polos lebih murah.

 

kaca polos

Selain kaca polos, ada juga jenis tempered. Di mana tempered ini merupakan kaca yang dipanaskan hingga mencapai suhu 5.000 derajat Celsius. Setelah panas, kaca langsung didinginkan secara mendadak sambil menyemprotkan uap air pada permukaannya. Karena prosesnya berbeda dengan kaca polos, tempered glass lebih kuat hingga 3-5 kali lipat.

Penggunaannya pun bisa dipasangkan di area mana pun. Baik bergerak maupun tak bergerak. Bahkan, masyarakat seringkali menggunakannya di area publik yang banyak dilalui. Tak jarang juga ditemukan pada desain pintu-pintu atau area lainnya. Kaca tempered ini, sangat cocok dijadikan pilihan dan lebih aman. Apalagi dengan kekuatannya yang meskipun terbentur, tidak akan langsung pecah berkeping-keping.

Ukuran Kaca yang Sesuai dan Terstandarisasi

Dari ulasan sebelumnya, tentu sudah diketahui dua jenis kaca yang banyak digunakan oleh masyarakat. Meskipun pada dasarnya, jenis kaca pun masih banyak lagi. Beberapa lainnya seperti iced glass, rayban glass, reflective glass, double glass, atau bahkan kaca kombinasi. Disamping pemilihan jenis kaca, ukuran kaca pun harus jadi perhatian saat menggunakannya untuk hunian.

 

Kaca tempered

Misalnya saja ketika Anda memilih tempered glass, kaca jenis ini mempunyai ukuran yang sangat beragam. Ukurannya bisa dimulai dari tebal 5 mm sampai 19 mm. Harganya pun sangat beragam tergantung ukuran. Misalnya saja untuk harga kaca tempered 12mm kisaran Rp. 450.000.

Tentunya, semakin tebal permukaan kaca, semakin kuat dan tahan lama kaca tersebut bisa digunakan. Begitu pun harganya, yang bisa jadi semakin tinggi jika ukurannya semakin tebal. Anda bisa menyesuaikan ukuran tersebut dengan tujuan penggunaan dari tempered glass pada hunian Anda nantinya.

Penggunaan Kaca Pada Hunian, Amankah?

Setelah Anda mengetahui beberapa hal mengenai kaca, lantas sebenarnya, amankah penggunaan material kaca pada hunian? Jika dikaitkan dengan isu yang beredar, kaca ini diklaim membawa dampak kurang baik bagi bumi. Pasalnya, kaca bisa menimbulkan efek yang membuat pemanasan global semakin tinggi.

Artikel menarik lain: Deretan Motif Wallpaper dengan Suasana Alami

Meskipun demikian, hal tersebut tentunya bisa diminimalisir dan disiasati. Apalagi saat ini, sudah banyak teknologi yang memberikan produk kaca lebih ramah lingkungan. Selain itu, kaca pun memang akan sangat menjadi aman jika pemasangan dan perawatannya tepat juga rutin.

Jika Anda berencana untuk membuat hunian dengan menggunakan material kaca ini, maka sebaiknya perhatikan terlebih dahulu hal-hal tersebut. Bisa memulai dengan memilih jenis kaca yang diinginkan di toko kaca. Agar pemasangan lebih akurat, meminta bantuan pihak kontruksi bisa jadi rekomendasi tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *