Pilih Pintu Berbahan UPVC atau Aluminium? Kenali Dulu Perbandingannya

Perbandingan Pintu Berbahan UPVC atau Aluminium

Material kayu kini telah banyak digantikan oleh bahan lainnya. Alasannya adalah kayu lebih mudah terkena rayap apalagi jika digunakan sebagai pintu kamar mandi. Air akan menimbulkan jamur dan jamur akan mengundang rayap. Jadi pintu lebih mudah keropos, oleh karena itu kebanyakan orang memilih menggunakan pintu UPVC atau aluminium.

Di antara kedua jenis pintu ini manakah yang sebaiknya Anda pilih? Ada banyak faktor yang harus diperhatikan ketika memilih salah satu pintu dengan bahan UPVC atau aluminium. Baik itu dari faktor harga, kemudahan pemasangan, hingga tampilannya. Penggunaan pintu ini tidak sebatas untuk sebuah rumah tetapi juga kantor atau gedung bertingkat.

Perbedaan Pintu Aluminium dan UPVC

Perbandingan Pintu Berbahan UPVC atau Aluminium

Mengetahui perbandingan antara pintu UPVC dan juga pintu aluminium akan memudahkan Anda menemukan pintu yang tepat. Jangan sampai Anda menyesal membeli pintu, karena penggunaannya adalah untuk jangka waktu yang lama. Hindari salah memilih pintu yang berkualitas buruk karena Anda harus menggantinya dalam waktu dekat, otomatis perlu biaya lagi untuk pemasangan.

Berikut ini perbandingan pintu berbahanĀ UPVC dengan aluminium berdasarkan beberapa faktor penting yang perlu dipertimbangkan.

  • Harga

Harga selalu menjadi perhatian pertama. Di antara aluminium dan UPVC, manakah yang lebih mahal atau murah? Harga lebih murah jatuh pada material aluminium sedangkan harga mahal dimiliki oleh material UPVC. Alasannya adalah profil yang dibuat UPVC sebagian besar adalah baja jadi inilah yang membuatnya lebih mahal. Sedangkan aluminium profilnya lebih tipis dan tidak sulit untuk dibuat.

  • Proses pemasangan

Perbandingan Pintu Berbahan UPVC atau Aluminium

Tingkat kesulitan pemasangan cukup berbeda dan tetap membutuhkan tukang khusus untuk memasangnya. Jika tidak maka hasilnya tidak rapi dan pintu tidak bisa bertahan lama. Antara UPVC dan aluminium, proses pemasangan lebih sulit oleh pintu alumunium karena prosesnya perlu pengeboran kemudian disekrup dengan cukup rapat. Sedangkan UPVC lebih mudah karena pembentukan kerangka yang otomatis bisa langsung dipasang. Anda juga tidak perlu melakukan pengeboran apapun.

  • Ketahanan terhadap karat

Ketahanan dari pintu yang bisa diperhatikan adalah ketahanannya terhadap karat. Musuh utama dari aluminium adalah karat, walaupun sudah dilapisi dengan coating anti karat sekalipun. Paparan sinar UV akan memperlemah lapisan cat pada aluminium dan akan memberi kesempatan pada kelembaban menjadi penyebab karat. Sedangkan UPVC memiliki ketahanan terhadap karat lebih tinggi karena tahan dengan sinar UV dan tidak menimbulkan keropos.

  • Keamanan dan ramah lingkungan

Faktor ini seringkali dilupakan padahal sangat penting. Kontribusi besar terhadap keamanan lingkungan diberikan oleh bahan UPVC, baik untuk pintu atau kusen. Alasannya adalah UPVC bisa didaur ulang dengan mudah menjadi bentuk yang baru. Jadi jika Anda ingin mengganti pintu, UPVC nantinya tidak akan mencemari lingkungan dengan membentuk sampah. Sedangkan bahan aluminium tidak bisa didaur ulang, jadi akan menumpuk menjadi sampah.

  • Varian model

Model juga sering menjadi rujukan pilihan selain harga. Pintu UPVC memiliki varian model yang lebih banyak. Anda bisa memiliki pintu atau kusen jendela yang bentuknya melengkung, persegi, dan lain sebagainya sesuai dengan pesanan. Sedangkan aluminium biasanya modelnya hanya persegi karena bahannya yang sulit untuk dibuat melengkung.

  • Merambatkan panas

Berbahaya juga memilih pintu yang mampu merambatkan panas, karena bisa membahayakan penggunanya. Pintu aluminium memiliki kecenderungan mudah merambatkan panas. Itulah sebabnya pintu dengan material ini sering dikombinasikan dengan kaca. Sedangkan pintu UPVC bukanlah bahan logam biasa sehingga tidak akan membuat panas merambat dan menimbulkan cedera bagi penggunanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *