Jenis dan Fungsi Floor Hardener yang Penting Diketahui

Floor hardener merupakan bahan tambahan yang diaplikasikan pada lantai beton. Lantai beton yang umum terdapat pada bangunan bertingkat dirasa penting menggunakan bahan tambahan ini untuk memperkokoh lantai beton itu. Di samping itu, bahan ini dapat memperhalus permukaan lantai beton tanpa membuatnya menjadi bocor saat terkena hujan. Tanpa bahan tambahan ini, lantai beton pada bangunan bertingkat kurang keras dan membutuhkan banyak rangka untuk menjadikannya kokoh. Pengaplikasian bahan ini pada bidang beton tidak terbatas pada lantai beton saja, ia juga dapat diaplikasikan pada jalan sebagai pengganti aspal. Hasil yang diperoleh menjadikan jalanan atau lantai beton menjadi sangat kokoh dan keras.

Floor hardener berbentuk bubuk seperti bubuk tepung yang ditaburkan secara merata pada bidang beton yang masih basah. Bahan utamanya adalah campuran partikel semen dan batu yang bertingkat-tingkat sebagai pelapis semen hingga menjadi sangat keras tanpa merusak partikel semen. Penggunaannya saat ini umum digunakan karena mampu memberi tingkat kekerasan hingga 50% jika dibandingkan dengan tanpa pengeras lantai ini. Sementara bidang yang perlu diberi kekerasan pengeras lantai ini tidak melulu pada lantai beton, melainkan semua hal yang mengandung beton termasuk lantai gudang, landasan pacu, jalan raya, atau bangunan bertingkat tinggi.

Jenis Floor Hardener/Pengeras Lantai

Jenis Floor Hardener

Dunia konstruksi saat ini mengenal tiga jenis pengeras lantai untuk diaplikasikan pada bidang yang berbeda. Ketiga cara ini memiliki cara berbeda dalam pengaplikasian. Harga floor hardener pada ketiga cara ini juga berbeda mengingat bidang beton dengan latar belakang fungsi yang berbeda. Untuk pengeras lantai yang akan diaplikasikan pada perumahan biasanya lebih sederhana dan tidak se-ekstrem pengeras lantai pada bangunan yang berhubungan dengan militer. Berikut Jenis Floor Hardener.

1. Lantai Logam

Dengan teknik dry-shake atau wet on wet topping, pengeras lantai jenis ini biasanya digunakan untuk bangunan dengan tingkat beban yang sangat besar. Bahan pengeras lantai yang digunakan berbeda dengan pengeras lantai yang umum digunakan pada perumahan. pengeras lantai jenis ini banyak diterapkan pada jembatan besar, bendungan, instalasi militer, jalan layang, jalan tol layang, lantai industri berat, atau landasan pacu pesawat. Harga floor hardener jenis ini merupakan yang paling mahal dari jenis pengeras beton yang lain.

2. Lantai Non Logam

Teknik yang digunakan pada bidang ini hanya berupa dry-shake saja. Pengeras lantai jenis ini umum digunakan untuk banguan ruko, perkantoran, pabrik, gudang, tempat parkir atau jalan umum. Bidang beton yang akan dilapisi pengeras lantai harus yang masih basah agar bubuk pengeras lantai dapat menyatu utuh menjadi satu partikel dengan semen beton. Di samping itu, pengeras lantai dapat mengisi celah betoon yang berongga sehingga dapat menghindari dari efek bocor saat terkena hujan.

3. Liquid Hardener / Dustproofer

Floor hardener/pengeras lantai jenis ini yang paling banyak diterapkan pada perumahan terutama lantai beton. Cara kerjanya cukup menyiram pengeras beton secara tipis merata pada permukaan beton yang masih basah. Lantai beton yang agak kering kemudian di perhalus menggunakan gerinda penghalus lantai dengan putaran kecil. Putaran besar baru diterapkan saat lantai mendekati kering, hal ini digunakan untuk membuat lantai beton benar-benar halus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *